No image available for this title

Text

EFEK PENGGUNAAN ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC) DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT BAKTERI Staphylococcus aureus PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio)



Ikan Mas (Cyprinus carpio) merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang mempunyai peluang pengembangan budidaya besar untuk meraih potensi pasar yang terus meningkat. Berdasarkan data dari Kementerian Perikanan dan Kelautan, dinyatakan bahwa produksi ikan mas di Indonesia mencapai berturut-turut dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2017 adalah 497.208 dan 320.941 ton. Banyak kendala yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan budidaya Ikan Mas dimana kendala yang perlu diperhatikan adalah munculnya serangan penyakit. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dengan mengunakan bahan ramah lingkungan sebagai bahan Antimikroba. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menguji efek penggunaan Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) dalam pencegahan penyakit yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus pada Ikan Mas (Cyprinus carpio. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2019 sampai dengan Februari 2020. Penelitian dilakukan di Laboratorium Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Satya Negara Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Penelitian pendahuluan terdiri dari Pembuatan simplisia Andaliman. Pengujian konsentrasi dosis terbaik dengan kertas cakram yang mengandung andaliman 0%, 2%, 4%, 6%. Penelitian utama menguji histopatologi, uji keganasan dan Tingkat kelangsungan hidup. Perlakuan yang diuji adalah 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Data yang diperoleh diuji sidik ragam (ANOVA). Apabila perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan menggunakan SPSS versi 16. Berdasarkan hasil penelitian efek penggunaan Andaliman dalam pencegahan penyakit bakteri Staphylococcus aureus pada Ikan Mas. Berdasarkan hasil uji zona hambat pada perlakuan kontrol memiliki nilai yang sama dengan perlakuan 2%, 4%, dan 6%. Hasil uji keganasan pada perlakuan kontrol, 4% dan 6% menunjukan hasil yang tidak signifikan dibanding dengan perlakuan 2%. Hasil uji Tingkat Kelangsungan Hidup. Perlakuan 0% (kontrol), 2% dan 4% tidak menunjukkan hasil yang signifikan dibandingkan dengan perlakuan 6% terdapat perbedaan yang nyata. Dapat disimpulkan dari hasil uji resistensi menunjukan bahwa hasil tidak berbeda nyata (P>0,05), uji keganasan menunjukan hasil yang berbeda nyata (P


Ketersediaan

08200081Perpustakaan USNI Kampus ATersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit Universitas Satya Negara Indonesia : JAKARTA.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this