<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1006">
 <titleInfo>
  <title>Makna Pesan dan Visual Iklan Ajinomoto di Media Instagram</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eko Juniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2020</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ajinomoto adalah salah satu produk atau brand bumbu penyedap masakan dari Jepang yang cukup banyak peminatnya di Indonesia maupun Negara Asia lainnya. Namun dalam perjalanan karir perusahaan Ajinomoto sempat terpuruk karena mengalami sebuah kritikan mengenai kandungan isi atau resep salah satu produk Ajinomoto yang mengandung minyak babi. Instagram merupakan sebuah aplikasi photo-sharing yang sedang digandrungi oleh hampir seluruh kalangan masyarakat saat ini, berbeda dengan aplikasi photo-sharing yang lainnya yaitu dan Pinterest yang banyak juga penggunanya tetapi tidak seperti Instagram yang banyak digunakan sebagai media penjualan atau promosi barang dan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode konstruktivisme. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Interaksi Simbolik dengan menggabungkan konsep semiotika Meaning Triangle dari Charles Sanders Pierce. Subyek penelitian ini adalah akun Instagram Ajinamoto yang dimana ajinamoto menggunakan instagram mempromosikan produknya dengan cara se kreativ dan sesimple mungkin untuk dipahami atau diingat oleh para konsumennya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa produk Ajinamoto yang di publis di media instagram yang menarik dan unik dengan mengusung konsep animasi dan juga symbol-simbol yang digunakan dalam iklan yang mereka publis di instagram cukup menarik dan mudah diingat.</note>
 <note type="statement of responsibility">Eko Juniawan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Semiotika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Interaksi Simbolik</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">08200031</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1005" url="" path="/e77fdb51bc75481a79618b8dd0ea0b1a.pdf" mimetype="application/pdf">Makna Pesan dan Visual Iklan Ajinomoto di Media Instagram</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1006</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-03 08:39:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-03 08:42:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>