<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1429">
 <titleInfo>
  <title>Kebijakan Pembatalan Comfort Women Agreement&#13;
di Era Moon Jae-In dan Dampaknya Terhadap&#13;
Hubungan Bilateral Korea Selatan - Jepang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ulfah Nurfadhilah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Isu comfort women merupakan isu yang sudah ada sejak masa Perang Dunia II&#13;
yang dilakukan oleh Jepang kepada negara-negara jajahannya termasuk Korea&#13;
Selatan. Untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah ada sejak masa Perang&#13;
Dunia, akhirnya Korea Selatan dan Jepang membuat perjanjian untuk membantu&#13;
menyelesaikan permasalahan tersebut perjanjian itu disebut dengan Comfort&#13;
Women Agreement. Namun setelah Korea Selatan melakukan pergantian&#13;
kedudukan presiden dari Park Geun-hye menjadi Moon Jae-in, perjanjian tersebut&#13;
dibatalkan karena terdapat desakan dari masyarakat Korea Selatan dan tuntutan&#13;
dari The Korean Council yang menyampaikan bahwa perjanjian tersebut tidak&#13;
melibatkan para penyintas comfort women dalam perancangannya. Penelitian ini&#13;
menggunakan teori kebijakan luar negeri yang digunakan penulis untuk&#13;
menganalisis alasan Korea Selatan membatalkan Comfort Women Agreement,&#13;
selain itu penelitian ini juga menggunakan konsep comfort women dan hubungan&#13;
bilateral untuk menganalisis dampak pembatalan Comfort Women Agreement&#13;
terhadap hubungan bilateral Korea Selatan dan Jepang yang nantinya dari&#13;
pembatalan perjanjian tersebut menimbulkan kerenggangan kembali terhadap dua&#13;
negara tersebut. Dalam penelitian ini, penulis meggunakan pendekatan penelitian&#13;
kualitatif karena jenis datanya berupa kata-kata yang diperoleh melalui&#13;
wawancara dan studi pustaka. Selain itu, penulis menggunakan jenis penelitian&#13;
eksplanatif karena dalam penelitian ini penulis menjelaskan mengapa&#13;
permasalahan pembatalan Comfort Women Agreement bisa terjadi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ulfah Nurfadhilah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Korea Selatan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hubungan Bilateral</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200051</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1450" url="" path="/da4ca596f827f8216275f8f01b8417d6.pdf" mimetype="application/pdf">Kebijakan Pembatalan Comfort Women Agreement di Era Moon Jae-In dan Dampaknya Terhadap Hubungan Bilateral Korea Selatan - Jepang</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1429</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-13 08:07:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-13 08:12:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>