<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1433">
 <titleInfo>
  <title>Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok Dalam&#13;
Menangani Perubahan Iklim Melalui&#13;
Pengembangan Energi Baru Terbarukan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwiky Arga Prakarsa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Isu lingkungan bukanlah isu yang sering diangkat dalam studi Hubungan&#13;
Internasional pada awalnya. Namun dewasa ini, seiring dengan terjadinya&#13;
perubahan iklim yang paling banyak disebabkan oleh aktivitas manusia, isu&#13;
lingkungan kini menjadi isu yang setara dengan permasalahan umum dalam studi&#13;
Hubungan Internasional. Perubahan iklim yang terjadi serta dampak yang&#13;
ditimbulkan mendorong negara-negara di dunia untuk bergerak dalam mengatasi&#13;
perubahan iklim. AS dan Tiongkok, sebagai Negara penghasil emisi Gas Rumah&#13;
Kaca terbesar di dunia tentu saja mempunyai tanggung jawab besar untuk mencari&#13;
jalan keluar, salah satunya adalah dengan mengembangkan Energi Baru Terbarukan&#13;
(EBT) untuk menciptakan energi dari sumber yang tidak terbatas, seperti air, angin,&#13;
dan sinar matahari. Sebelum pengembangan EBT ini dilakukan, AS dan Tiongkok&#13;
pun sudah menjadi rival dalam beberapa sektor, seperti ekonomi dan militer.&#13;
Karena sama-sama mengembangkan teknologi untuk EBT, maka ada kemungkinan&#13;
bagi AS dan Tiongkok untuk menjadi rival dalam pengembangan EBT.&#13;
Dengan menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deksriptif&#13;
analitik, penelitian ini menganalisis bagaimana AS dan Tiongkok bersaing dalam&#13;
mengembangkan teknologi untuk EBT, dengan Green Theory sebagai pisau&#13;
analisisnya, sehingga penulis memprediksikan yang manakah di antara AS atau&#13;
Tiongkok yang akan lebih unggul dalam EBT, sehingga keunggulan tersebut akan&#13;
mampu memengaruhi negara-negara lain untuk mencapai tujuan dari Green Theory&#13;
yaitu ekologisme.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dwiky Arga Prakarsa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Amerika Serikat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Tiongkok</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200055</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1454" url="" path="/314e54bb577fc1e6dd79dc7335cd51d3.pdf" mimetype="application/pdf">Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok Dalam Menangani Perubahan Iklim Melalui Pengembangan Energi Baru Terbarukan</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1433</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-13 08:36:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-13 08:41:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>