<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1442">
 <titleInfo>
  <title>Efektivitas Confucius Institute Dalam Membangun People-To-People Relations Antara Tiongkok dan Masyarakat Muslim&#13;
Moderat di Indonesia (Studi Kasus:</title>
  <subTitle>Universitas Al Azhar&#13;
Indonesia)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devita Gusman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia yang terletak di Asia Tenggara memiliki posisi strategis terhadap&#13;
keberlangsungan Tiongkok dalam menempuh cita cita untuk menciptakan tatanan&#13;
internasional yang harmonis melalui soft power. Namun, hubungan Tiongkok dan&#13;
Indonesia sempat mengalami kesalah pahaman dimulai pada tahun 1967 hingga 23&#13;
tahun perlahan lahan dilakukan normalisasi kembali. Meskipun hubungan tersebut&#13;
perlahan membaik, image Tiongkok sebagai negara komunis yang buruk sulit&#13;
dilupakan dan sudah melekat dalam ingatan masyarakat Indonesia. Tiongkok dan&#13;
Indonesia melakukan kerjasama internasional dengan cara mendirikan sebuah lembaga&#13;
bernama Confucius Institute di universitas islam. Pendirian Confucius Institute melalui&#13;
diplomasi budaya dengan cara memperkenalkan budaya serta mengajarkan bahasa nya&#13;
diharapkan dapat menjadi salah satu langkah Tiongkok menciptakan diplomasi publik&#13;
untuk memperbaiki citra buruk yang telah melekat didalam dirinya dan dapat&#13;
menjebatani hubungan antara people-to-people antar kedua masyarakat negara. Skripsi&#13;
ini bertujuan untuk mencari sejauh mana efektivitas dari pendirian lembaga tersebut&#13;
dengan analisis menggunakan kombinasi kualitatif dan kuantitatif dan jenis penelitian&#13;
eksplanatif dengan teknik keabsahan data Credibility menggunakan metode&#13;
Triangulasi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Devita Gusman</note>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Tiongkok</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200064</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1463" url="" path="/8cd0c1b6f36f640bd17eb646d3ebabac.pdf" mimetype="application/pdf">Efektivitas Confucius Institute Dalam Membangun People-To-People Relations Antara Tiongkok dan Masyarakat Muslim Moderat di Indonesia (Studi Kasus: Universitas Al Azhar Indonesia)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1442</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-18 09:22:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-18 09:25:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>