<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1501">
 <titleInfo>
  <title>Dinamika perlindungan hak sipil warga negara dan pengungsi pasca penerapan open door policy di Jerman</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohamad Rizkon Angga Widyatmoko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana dinamika perlindungan hak sipil warga negara dan pengungsi di Jerman. Open Door Policy yang dikeluarkan Merkel sebagai respon kemanusiaan terhadap krisis pengungsi di Uni Eropa menimbulkan berbagai respon dari warga negara karena meningkatnya jumlah pengungsi yang ada di Jerman. Salah satu respon datang dari kelompok anti-pengungsi dan anti-Islam PEGIDA. PEGIDA menjadi studi kasus dalam penelitian ini karena aksi dan kampanye mereka dalam menolak kebijakan Merkel dan ujaran kebencian terhadap pengungsi dan Islam. Perlindungan keamanan warga negara Jerman dan pengungsi akibat Open Door Policy pada akhirnya menjadi sebuah tugas dari pemerintah Jerman dalam menjamin keamanan keduanya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis ingin mengambarkan bagaimana dinamika perlindungan hak sipil warga negara dan pengungsi di Jerman menggunakan perspektif human security Canadian School.</note>
 <note type="statement of responsibility">Mohamad Rizkon Angga Widyatmoko</note>
 <subject authority="">
  <topic>human security</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200123</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1522" url="" path="/f7e5f0b62a9b2436800330e2a27042e4.pdf" mimetype="application/pdf">Dinamika perlindungan hak sipil warga negara dan pengungsi pasca penerapan open door policy di Jerman</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1501</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-01 08:27:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-01 08:32:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>