<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1595">
 <titleInfo>
  <title>Uji Coba Umpan Buatan Pada Penangkapan Cakalang Dengan Pancing Ulur (Hand Line) di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wandi Siompo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan pesisir Indonesia menyimpan berbagai potensi Sumber daya&#13;
perikanan yang cukup melimpah, baik untuk perikanan tangkap maupun perikanan&#13;
budidaya. Kegiatan perikanan di wilayah pesisir didominasi oleh kegiatan&#13;
perikanan tangkap, baik itu kegiatan penangkapan ikan pelagis maupun ikan&#13;
demersal serta jenis lainnya. Sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang&#13;
memegang peran penting untuk peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah&#13;
pesisir. Kabupaten Buru terletak antara 2025’ – 3083’ Lintang Selatan dan 126008’&#13;
- 127020’ Bujur Timur. Keberadaannya di antara tiga kota penting di Indonesia&#13;
Timur yaitu Makassar, Manado/Bitung dan Ambon serta dilalui oleh Sea Line III&#13;
menempatkan Kabupaten Buru pada posisi yang strategis. Jumlah produksi&#13;
perikanan tangkap Kabupaten Buru pada tahun 2017 sebesar 9.031,81 dan terjadi&#13;
peningkatan sebesar 178,6 ton menjadi 9.210,41 ton pada tahun 2018. Aktivitas&#13;
penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan Kabupaten Buru adalah pancing&#13;
ulur dengan target tangkapan ikan pelagis. Diperlukan pengembangan perikanan&#13;
pancing ulur dalam rangka peningkatan produksi hasil tangkapan. Modifikasi alat&#13;
pancing dilakukan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penggunaan&#13;
umpan buatan (agogo, Sutera dan bulu ayam) didasarkan pada ketersediaan bahan&#13;
di lapangan.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menentukan komposisi hasil tangkapan&#13;
pancing ulur dan 2) Mengetahui pengaruh umpan buatan (agogo, sutera, dan bulu&#13;
ayam). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November&#13;
2020 yang bertempat di Desa Wamlana Kecamatan Fenaleisela, Kabupaten Buru,&#13;
Maluku. Metode penelitian menggunakan metode experimental fishing. Analisis&#13;
data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis uji statistik&#13;
rancangan acak lengkap faktorial (RALF) yang selanjutnya dianalisis dengan&#13;
menggunakan analisis deskriptif komparatif yang dilakukan terhadap komposisi&#13;
hasil tangkapan. Aktivitas memancing dengan menggunakan perahu mesin tempel&#13;
(long boad) pancing ulur yang memiliki panjang 8,75 m, lebar 1,3 m, tinggi 69 cm.&#13;
Perahu terbuat dari bahan fiber dan menggunakan mesin tempel merk Yamaha 15&#13;
PK dengan bobot perahu 2 GT. Umpan yang digunakan antara lain agogo, sutera,&#13;
dan bulu ayam.&#13;
Berdasarkan hasil analisis data yang sudah diolah menunjukkan komposisi&#13;
hasil tangkapan pada umpan agogo sebanyak 244 ekor, sutera 152 ekor, dan bulu&#13;
ayam 102 ekor. Pemberian jenis umpan yang berbeda pada alat tangkap pancing&#13;
ulur berpengaruh terhadap hasil tangkapan dan umpan berjenis agogo berdampak&#13;
signifikan terhadap hasil tangkapan, dengan waktu penangkapan yang efektif&#13;
dilakukan pada pagi hari.&#13;
Saran yang diperoleh dari penelitian ini yakni penangkapan ikan dengan&#13;
pancing ulur sebaiknya menggunakan umpan agogo; perlu dilakukan penelitian&#13;
lanjutan pada kondisi penangkapan tanpa menggunakan rumpon; dan perlu&#13;
dilaksanakan penelitian lanjutan terkait perbedaan musim penangkapan (e.g musim&#13;
barat dan musim timur) terhadap hasil tangkapan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Wandi Siompo</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kelautan dan Perikanan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200213</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1612" url="" path="/d5a405024a54b5e51b6037d6d2e0aea3.pdf" mimetype="application/pdf">Uji Coba Umpan Buatan Pada Penangkapan Cakalang Dengan Pancing Ulur (Hand Line) di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1595</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 14:13:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 14:20:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>