<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1810">
 <titleInfo>
  <title>Representasi Body Shaming pada Film Imperfect</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Ardhana Mulyadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Film imperfect menceritakan tentang isu-isu yang banyak dialami oleh&#13;
kebanyakan perempuan di masa sekarang ini, yang mana kecantikan diukur dari&#13;
bentuk tubuh, warna kulit serta model rambut. Pada film Imperfect ini juga&#13;
memperlihatkan Rara yang selalu mendapatkan kekerasan verbal dari orang-orang&#13;
yang ada di lingkungan sekitarnya.&#13;
Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori konstruksi realitas media&#13;
massa menggambarkan proses realitas yang dikonstruksikan oleh interaksi dari&#13;
masyarakat untuk mengungkapkan suatu makna yang ada di dunia, produk-produk&#13;
media dan tindakan.&#13;
Dalam penelitian ini penulis menggunakan paradigma konstruktifis,&#13;
pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland barthes. Data yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah rangkaian dialog dan gambar (scene) dalam&#13;
film Imperfect.&#13;
Subjek penelitian ini adalah Film Imperfect. Sedangkan objek penelitianya&#13;
adalah scene yang merepresentasikan body shaming yang menunjukan perilaku&#13;
kekerasan verbal kepada peran utama dalam film tersebut.&#13;
Hasil yang didapatkan penulis adalah Film Imperfect merepresentasikan&#13;
masih banyak perlakuan Body Shaming yang terjadi di lingkungan sekitar kita baik&#13;
kita pernah menjadi pelaku ataupun korban terhadap tindakan Body Shaming&#13;
tersebut yang sering terjadi pada kaum hawa khususnya. Namun pada film ini&#13;
tindakan Body Shaming dapat dilakukan oleh semua khalangan baik kaum laki laki&#13;
dan perempuan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ahmad Ardhana Mulyadi</note>
 <subject authority="">
  <topic>film</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Body Shaming</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8200918</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1819" url="" path="/73541dce4f4e7f2370806f6e6123162c.pdf" mimetype="application/pdf">Representasi Body Shaming pada Film Imperfect</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1810</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-09 15:09:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-10 08:17:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>