<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1902">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Diplomasi Indonesia Terhadap Vanuatu Terkait Isu Papua Merdeka</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kristin Natalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2021</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tulisan ini menjelaskan mengenai diplomasi Indonesia terhadap Vanuatu terkait&#13;
dengan isu Papua merdeka karena adanya dukungan yang diberikan oleh Vanuatu&#13;
untuk kemerdekaan Papua Barat. Selain itu, tudingan juga kerap dinyatakan oleh&#13;
Vanuatu bahwa Indonesia telah melakukan pelanggaran HAM berat kepada&#13;
masyarakat Papua. Kedekatan etnis yang dimiliki Vanuatu dengan Papua yaitu ras&#13;
melanesian menjadi salah satu sumber penyebab masifnya dukungan Vanuatu&#13;
terhadap kemerdekaan Papua Barat. Untuk menjelaskan fenomena ini penulis&#13;
menggunakan salah satu teori dalam hubungan internasional yaitu teori diplomasi&#13;
dan menggunakan konsep kedaulatan negara serta hubungan bilateral. Dengan&#13;
menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif&#13;
analitis, disertai dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara sebagai data&#13;
primer dan studi pustaka sebagai data sekunder, maka hasil penelitian ini&#13;
menemukan bahwa sampai saat ini diplomasi yang dilakukan Indonesia terhadap&#13;
Vanuatu masih terdapat kekurangan. Indonesia masih kurang melibatkan non-state&#13;
actors dalam pelaksanaan diplomasinya seperti melibatkan NGO, LSM, pihakpihak gereja, para akademisi dan tokoh masyarakat di Vanuatu. Mengadakan&#13;
pertemuan bilateral dan menjalankan diplomasi dengan merangkul pihak dari&#13;
Vanuatu dan pihak dari Papua secara bersamaan dapat menciptakan persepsi yang&#13;
positif untuk Indonesia mengingat bahwa hubungan yang dimiliki antara Vanuatu&#13;
dengan masyarakat Papua pro merdeka cukup baik. Dengan demikian, diplomasi&#13;
yang dilakukan bisa berjalan dengan efektif.</note>
 <note type="statement of responsibility">Kristin Natalia</note>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Bilateral</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIPLOMASI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hubungan Bilateral</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8201024</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1913" url="" path="/f8b573eb67d28bc701d9a2ae1f12723a.pdf" mimetype="application/pdf">Analisis Diplomasi Indonesia Terhadap Vanuatu Terkait Isu Papua Merdeka</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1902</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 10:56:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 10:57:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>