<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1910">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nia Yuliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2020</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beberapa program pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan telah banyak dilakukan diantaranya melalui Program Keluarga Harapan (PKH), tetapi data calon penerima bantuan belum sesuai dengan apa yang diharapkan, Salah satu sebab adalah karena penentuan status layak dan tidak layak sebagai penerima bantuan belum optimal sehingga dalam memberikan bantuan PKH belum tepat sasaran. Perancangan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan penerima bantuan PKH yang digunakan dalam menentukan keputusan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram sebagai model perancangan sistem. Dimana hasil penilaian yang dilakukan oleh sistem diberikan status kelayakan yaitu Sangat Layak, Layak , Cukup Layak dan Tidak Layak. Metode SAW dipilih karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses rangking yang akan menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternatif yaitu keluarga miskin yang dikategorikan layak berdasarkan kriteria-kriteria yang di tentukan. Dengan proses rangking tersebut, penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang tepat terhadap keluarga miskin yang layak mendapatkan bantuan PKH.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nia Yuliani</note>
 <subject authority="">
  <topic>SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Simple Additive Weighting</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8201032</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus B</sublocation>
    <shelfLocator>TI 2020</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1921" url="" path="/81cf37978632573469fef5863d6563f6.pdf" mimetype="application/pdf">Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (Pkh) Pada Warga Rt.003/Rw.02 Kelurahan Bantargebang Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1910</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 12:42:19</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 12:45:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>