<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2229">
 <titleInfo>
  <title>MAKNA PESAN SARKASME PADA KOMUNITAS BOLA BASKET HYPER’C</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anisa Ramadhani Safitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi tidak dapat terlepas dari penggunaan bahasa dalam interaksinya. Sayangnya remaja saat ini banyak menggunakan bahasa sarkasme sama seperti yang dilakukan komunitas Hyper’c. Dimana sarkasme merupakan simbol yang mempunyai makna pesan berbeda dari arti sarkasme yang sebenarnya.&#13;
Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interaksionisme Simbolik. Konsep yang digunakan ada simbol, makna pesan, konsep diri, pikiran, komunikasi dan sarkasme.&#13;
Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini ada kualitatif, paradigma kontruktivis, sifatnya deskriptif, metode semiotika. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan Miles dan Huberman. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#13;
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa sarkasme dalam komunikasi yang dilakukan komunitas bola basket Hyper’c memiliki makna tersendiri. Sarkasme digunakan tidak untuk mencela, menghina dan sebagainya tetapi untuk bercanda, dan mendekatkan hubungan. Dan hubungan yang ada dalam komunitas ini berjalan dengan baik.&#13;
Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan bahwa simbol sarkasme memiliki makna pesan didalam komunitas Hyper’c. Sehingga kata-kata sarkas yang digunakan diartikan sebagai candaan, mempererat hubungan dan mencairkan suasana bukan untuk mengejek dan menyindir.</note>
 <note type="statement of responsibility">Anisa Ramadhani Safitri</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8220212</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2247" url="" path="/52c15b8ee7e664c39cce4de494a5acda.pdf" mimetype="application/pdf">MAKNA PESAN SARKASME PADA KOMUNITAS BOLA BASKET HYPER’C</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2229</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 11:49:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 11:50:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>