<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2337">
 <titleInfo>
  <title>Ekspor Kepiting (Scylla spp.) di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Seftiani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepiting merupakan salah satu komoditas perikanan yang hidup di perairan&#13;
pantai, khususnya di hutan-hutan (mangrove). Hal ini disebabkan salah satunya&#13;
karena peralihan konsumsi dari sup ikan hiu yang mendapatkan kecaman negatif,&#13;
yang sekarang konsumen beralih mengkonsumsi sup kepiting.&#13;
aktivitas ekspor kepiting dari Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Priok dan&#13;
Belawan. Data BPS (2020) terlihat bahwa dalam periode Januari-Februari 2020&#13;
aktivitas muat ekspor kepiting- di Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Priok dan&#13;
Belawan mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi terjadi di Pelabuhan Tanjung&#13;
Priok dan Belawan, yaitu mencapai 33,10% dan 24,57% jika dibandingkan volume&#13;
ekspor kepiting periode yang sama tahun 2019. Berkembangnya pasar kepiting&#13;
(Scylla spp) baik di dalam maupun di luar negeri adalah suatu tantangan untuk&#13;
meningkatkan produksi secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengetahui data ekspor kepiting di Indonesia selama 6 tahun terakhir sejak tahun&#13;
2014 hingga tahun 2020 dan mengetahui tingkatan produksi hasil tambak budidaya&#13;
kepiting sejak tahun 2012 hingga 2017. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei&#13;
sampai dengan Agustus 2022. Pengambilan data di lakukan disitus kkp.go.id .&#13;
Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa nilai ekpor kepiting memiliki volume&#13;
ekspor sebesar 472.962.123 kg pada tahun 2018 sedangkan nilai ekspor sendiri&#13;
sebesar 29.040.382 USD pada tahun 2016. volume ekspor kepiting lebih&#13;
mendominasi ke negara United States atau amerika Serikat yang dimana jumlah&#13;
Volume Ekspor sebesar 4.436,99 ton dan diikuti oleh jepang sebesar 1.064,75,1 Ton,&#13;
Tapi hal ini tidak sebanding dengan produksi hasil tambak kepiting yang menurun&#13;
setiap tahunnya (2012-2017). Kurangnya peminatan terhadap kepiting menyebabkan&#13;
hasil tambak kepiting tidak memiliki kenaikan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dian Seftiani</note>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Akuakultur</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8220318</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2373" url="" path="/b0d148afc6c404e64c92419fe26c6833.pdf" mimetype="application/pdf">Ekspor Kepiting (Scylla spp.) di Indonesia</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2337</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 14:23:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 14:24:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>