<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2491">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK KEBIJAKAN NET ZERO STRATEGY DALAM HUBUNGAN PEMERINTAH INGGRIS DENGAN SHELL PLC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Prathama Nugraha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Isu lingkungan bukanlah isu yang sering diangkat dalam studi Hubungan Internasional. Seiring berjalannya waktu, isu lingkungan mulai diangkat karena adanya permasalahan lingkungan yang mulai terjadi di internasional. Awal permasalahannya adalah eksploitasi yang dilakukan oleh manusia yang pada akhirnya mengakibatkan perubahan iklim dan juga krisis akan sumber daya energi. Eksploitasi sumber daya energi yang terlihat jelas ialah penggunaan minyak bumi sebagai pemenuhan kehidupan sehari-hari. Penggunaan yang berlebihan akhirnya menyebabkan perubahan iklim. Shell sebagai salah satu perusahaan minyak dan gas&#13;
dunia dan Inggris sebagai salah satu pengguna terbesar minyak bumi tentu memiliki peran dalam menyebabkan krisis dan perubahan iklim ini. Baik Shell dan Inggris memiliki cara dengan membuat kebijakan yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut dalam sektor ekonomi maupun dalam sektor lingkungan.&#13;
Tetapi kebijakan yang dibuat tentunya tidak sejalan antara satu sama lain sehingga terjadi pergesekan dan berdampak pada hubungan diantara keduanya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan disajikan dengan metode deskriptif analisis, penelitian ini menanalisis bagaimana kebijakan yang telah dibuat Shell dan Inggris memiliki dampak bagi keduanya. Dengan menggunakan Green Theory sebagai dasar analisis penulis, sehingga penulis dapat menganalisis tentang kebijakan yang dibuat oleh Shell dan Inggris apakah mampu menyelesaikan masalah krisis sumber daya minyak bumi dan perubahan iklim.</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Prathama Nugraha</note>
 <subject authority="">
  <topic>Hubungan Internasional</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8220466</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2524" url="" path="/cc608fb7ef0748cd6cb757f84cc9f2b6.pdf" mimetype="application/pdf">DAMPAK KEBIJAKAN NET ZERO STRATEGY DALAM HUBUNGAN PEMERINTAH INGGRIS DENGAN SHELL PLC</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2491</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 11:45:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 11:46:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>