<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2494">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Penegakan Hukum Illegal Fishing pada Kapal Tiongkok di Wilayah Zona Ekonmi Ekslusif Indonesia pada Wilayah Laut Natuna Utara Tahun 2020</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rosi Hartono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penangkapan ikan secara illegal atau biasa yang disebut illegal fishing adalah&#13;
suatu kegiatan penangkapan yang dilakukan tidak berdasarkan aturan dan norma&#13;
yang berlaku. Illegal fishing ini sering terjadi di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif&#13;
Indonesia (ZEEI) khususnya di wilayah Natuna Utara, sampai saat ini berbagai&#13;
macam upaya seperti diplomasi dan penenggelaman kapal asing telah dilakukan&#13;
oleh pemerintah untuk memberantas illegal fishing di wilayah Zona Ekonomi&#13;
Ekslusif Indonesia. Terjadinya illegal fishing di Natuna Utara diaman secara&#13;
hukum Internasional telah di akui ZEEI, namun masih saja terjadi penangkapan&#13;
ikan oleh Tiongkok . Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori yurisdiksi&#13;
dan penegakan hukum untuk menjawab semua permasalahan berdasarkan&#13;
rumusan masalah yang telah penulis teliti selain itu juga penulis menggunakan&#13;
metode Yuridis Normatif dimana penulis mengacu pada Undang-undang dan&#13;
jurnal-jurnal terkait pembahasan mengenai illegal fishing. Hasil penelitian&#13;
mengenai illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan Tiongkok di Natuna Utara&#13;
di wilayah ZEEI masih terjadi, dan Indonesia tidak dapat melakukan penegakan&#13;
hukum berdasarkan Undang-Undang No.31 Tahun 2009 Pasal 9 Jo, Undang-&#13;
Undang No.45 Tahun 2009 Tentang Perikanan, baik secara pidana dan perdata&#13;
kepada nelayan Tiongkok. Selain itu kedua negara memandang wilayah Natuna&#13;
Utara berbeda , Tiongkok melihatnya sebagai wilayah kedaulatannya, sebaliknya&#13;
bagi Indonesia adalah wilayah yurisdiksi perikanan berdasarkan Pasal 56&#13;
UNCLOS 1982 dan UU No.5 Tahun 1983 Tentang ZEEI . Oleh Karena itu upaya&#13;
Indonesia mencegah illegal fishing di Natuna dengan kerjasama dalam&#13;
pengelolaan perikanan yang saling menguntungkan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Rosi Hartono</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Hukum</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8220468</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2527" url="" path="/9c2da368f454daddc2f24d83b93b08d9.pdf" mimetype="application/pdf">Analisis Penegakan Hukum Illegal Fishing pada Kapal Tiongkok di Wilayah Zona Ekonmi Ekslusif Indonesia pada Wilayah Laut Natuna Utara Tahun 2020</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2494</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 12:20:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 12:26:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>