<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2836">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE HTB (HIERARCHICAL TOKEN BUCKET) PADA PT. PURI GROUP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAWAN HERMAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu cara Pengelolaan bandwidth disebuah jaringan adalah dengan metode HTB ( Hierarchical Token Bucket ) dimana pengaturan manajemen bandwidth dapat dilakukan secara hirarki yang dibagi kedalam kelas sehingga dapat mengendalikan limitasi transfer data secara detail dari sebuah antrian. Manajemen bandwidth seringkali kurang dimanfaatkan dengan baik dan optimal. akibatnya akan timbul permasalahan lambatnya akses internet client terjadi ketika mengakses internet secara bersamaan, oleh karena itu pemberian hak prioritas sesuai dengan kebutuhan masing-masing client sangat dibutuhkan, dan juga pengelolaan bandwidth yang terukur dengan kebutuhan prioritas kerja dibutuhkan agar bandwidth dapat digunakan secara maksimal, berkebutuhan dan terkontrol.&#13;
Penggunaan metode HTB pada jaringan akan memungkinkan untuk konfigurasi jaringan sehingga setiap client bisa memiliki batasan kecepatan yang berbeda, sesuai dengan tugas yang dimiliki dan juga kebijakan serta policy dari perusahaan. Dengan demikian limit bandwidth akan berbeda pada tiap client, yang memerlukan porsi bandwidth yang lebih besar akan di prioritaskan dalam pengaturan bandwidth.</note>
 <note type="statement of responsibility">WAWAN HERMAWAN</note>
 <subject authority="">
  <topic>Manajemen Informasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Teknik Informatika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MIKROTIK</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Manajemen Bandwidth</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8170079</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2850" url="" path="/6914557291c5905ebfed842c05820e21.pdf" mimetype="application/pdf">ANALISA MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE HTB (HIERARCHICAL TOKEN BUCKET) PADA PT. PURI GROUP</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2836</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-17 14:09:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-17 14:17:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>