<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2915">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Waktu Kontak Terhadap Efektifitas Fitoremediasi Fosfat dan COD Dengan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dan Kiambang (Salvania natans) pada Limbah Cair Pencucian Pakaian</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RD Muhammad Luthfi Firmansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan industri pencucian pakaian (laundry) di perkotaan semakin menambah tingkat pencemaran badan air perkotaan oleh limbah deterjen sehingga air semakin tercemar. Salah satu senyawa yang terkandung di dalam deterjen adalah senyawa fosfat yang dapat mengakibatkan eutrofikasi pada badan air. Fitoremediasi adalah upaya penggunaan tumbuhan dan bagian-bagiannya untuk dekontaminasi limbah dan masalah-masalah pencemaran lingkungan. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan kiambang (Salvania natans) merupakan salah satu tanaman air yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar pencemar dalam limbah industri pencucian pakaian dengan cara fitoremediasi.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan kiambang (Salvania natans) dalam menurunkan fosfat pada limbah pencucian pakaian dengan menggunakan dua variabel yaitu jumlah tanaman 2, 4 dan 6 tanaman serta waktu kontak 2, 4 dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanaman yang paling optimum menurunkan kadar fosfat yaitu tanaman Eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan jumlah 2 tanaman dan waktu kontak 4 hari dengan konsentrasi fosfat 0.3389 mg/L.</note>
 <note type="statement of responsibility">RD Muhammad Luthfi Firmansyah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Teknik Lingkungan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8170124</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2928" url="" path="/2a77225b377282dd23b1c78043fde15d.pdf" mimetype="application/pdf">Pengaruh Waktu Kontak Terhadap Efektifitas Fitoremediasi Fosfat dan COD Dengan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dan Kiambang (Salvania natans) pada Limbah Cair Pencucian Pakaian</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2915</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 11:38:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 11:54:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>