<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2939">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MASSA DAN WAKTU PENGADUKAN KITOSAN DARI CANGKANG UDANG (Penaeus Merguiensis) UNTUK MENURUNKAN KADAR KADMIUM (Cd) DALAM AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan negara maritime yang mempunyai potensi yang cukup besar&#13;
sebagai penghasil jenis ikan dan hewan laut lainya seperti udang dan kepiting.&#13;
Udang merupakan salah satu komoditi ekspor andalan. Pada umumnya udang&#13;
diekspor dalam bentuk daging yang sudah dipisahkan dari kepala, ekor dan kulitnya.&#13;
Hal ini tentu tentu menyisakan limbah berupa cangkang. Penyusun utama cangkang&#13;
udang adalah kitin, suatu polisakarida alami yang memiliki banyak kegunaan, seperti&#13;
sebagai bahan pengkelat, pengemulsi, dan absorben. Kitosan di isolasi dari cangkang&#13;
udang putih. Isolasi dilakukan melalui empat tahap, yaitu deproteinisasi,&#13;
demineralisasi, depigmentasi, deasetilasi. Dan perlakuan variasi massa dan waktu&#13;
pengadukan dalam mengurangi kadar kadmium (Cd) dalam air. Kosentrasi logam&#13;
sebelum dan sesudah penyerapan ditentukan berdasarkan data absorbansi hasil&#13;
analisis dengan SSA. Berdasarkan hal tersebut, penelitian menggunakan kitosan dari&#13;
cangkang udang dalam menurunkan kadar logam kadmium (Cd) hasil penelitian&#13;
didapatkan kadar logam kadmium yang terserap paling rendah pada masaa 0,05&#13;
gramdan waktu pengadukan 0 menit yaitu sebanyak 18 % dan yang tertinggi pada&#13;
massa 0,35 gram dan waktu pengadukan 60 menit yaitu sebanyak 80 % dari sempel&#13;
awal. Rendemen hasil isolasi limbah cangkang udang putih ini adalah sebesar 26 %.</note>
 <note type="statement of responsibility">Silvina</note>
 <subject authority="">
  <topic>KITOSAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Teknik Lingkungan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8170129</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2952" url="" path="/ab12d92de12926d4c019b79654d3e7b9.pdf" mimetype="application/pdf">PENGARUH MASSA DAN WAKTU PENGADUKAN KITOSAN DARI CANGKANG UDANG (Penaeus Merguiensis) UNTUK MENURUNKAN KADAR KADMIUM (Cd) DALAM AIR</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2939</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-28 16:28:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-28 16:33:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>