<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3333">
 <titleInfo>
  <title>KONSEP DIRI ANAK DISABILITAS DALAM KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Soraya Hanan Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disabilitas yaitu seseorang yang mempunyai keterbelakangan pada dirinya yang&#13;
terdiri dari kelainan fisik serta kelainan mental yang dapat menghambat seseorang untuk&#13;
melakukan akivitas secara selayaknya manusia normal pada umumnya, yang terdiri dari&#13;
penyandang cacat fisik, penyandang cacat mental, serta penyandang cacat fisik dan cacat&#13;
mental.&#13;
Landasan teori yang digunakan adalah Teori Kebutuhan Hubungan Interpersonal dan&#13;
menggunakan Tiga aspek landasan Teori yaitu Keikutsertaan (inclusion), Pengendali&#13;
(control) dan Kasih Sayang (affection).&#13;
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Paradigma Post&#13;
Positivisme. Metode studi kasus. Menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi.&#13;
Hasil Penelitian ini di indentifikasi bagaimana setiap Teori Kebutuhan Hubungan&#13;
Interpersonal mempengaruhi pembentukan sosial self pada anak dengan disabilitas. Dalam&#13;
penelitian ini memberikan wawasan tentang faktor-faktor sosial yang berkontribusi pada&#13;
pembentukan citra diri anak dengan disabilitas dalam konteks sosial.&#13;
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi yang dimiliki&#13;
pengasuh dalam membentuk konsep diri di wisma tuna ganda berjalan dengan semestinya.&#13;
Meskipun proses penyesuaian yang dilakukan pengasuh dalam membentuk konsep diri anak&#13;
disabilitas tidak mudah.</note>
 <note type="statement of responsibility">Soraya Hanan Salsabila</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230317</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3457" url="" path="/e70d6ce7e44a621a6d182391341031be.pdf" mimetype="application/pdf">KONSEP DIRI ANAK DISABILITAS DALAM KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3333</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 11:10:19</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 11:13:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>