<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3380">
 <titleInfo>
  <title>MAKNA ANDROGINI DALAM AKUN INSTAGRAM @JOVIADHIGUNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konten ini pantas untuk di teliti, karena menggambarkan Istilah &quot;genderless fashion&quot; juga merujuk pada konsep androgini dalam dunia mode. Ini menunjukkan bahwa tampilan tersebut tidak membatasi preferensi seksual. Genderless fashion tidak selalu diterima oleh masyarakat karena penampilan androgininya yang unik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sudut pandang Nancy Hartsock menciptakan teori sudut pandang (Standpoint Theory) pada tahun 1807. Hegel mengklaim bahwa tidak akan ada pandangan tunggal tentang kehidupan sosial. Setiap kelompok sosial memiliki perspektif unik terhadap sebagian masyarakat.&#13;
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dengan pendekatan penelitian kualitatif dan paradigma kritis yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data premier dan sekunder dengan menggunakan studi dokumen. Subjek dalam penelitian ini adah akun Instagram @joviadhiguna dengan menggunakan objek penelitian yaitu tanda pada akun instagram tersebut.&#13;
Hasil penelitian yang peneliti dapatkan adalah tanda dan makna konotasi dan denotasi yang menunjukkan makna Andogrini pada akun instagram @joviadhiguna.&#13;
Dengan melihat berbagai proses pemaknaan tanda, peneliti menemukan bahwa yang terkandung dalam foto-foto tersebut. Postingan foto di Instagram @joviadhiguna membahas androgini. Fenomena androgini terkait dengan masalah lesbian, gay, biseksual, dan transgender, atau disingkat LGBT. Arti androgini berbeda dengan LGBT karena androgini merupakan identitas yang berkembang dalam peran gender.</note>
 <note type="statement of responsibility">RIZKY ANANDA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Instagram</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230392</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3501" url="" path="/d68774b574982f757f7d86e36a87dc11.pdf" mimetype="application/pdf">MAKNA ANDROGINI DALAM AKUN INSTAGRAM @JOVIADHIGUNA</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3380</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 14:24:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 14:27:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>