<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3400">
 <titleInfo>
  <title>VICTIM BLAMING PADA KONTEN IKLAN PELECEHAN SEKSUAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @rabbaniprofesorkerudung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALIFIA AZZAHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rabbani membuat konten iklan yang mengangkat isu pelecehan seksual&#13;
dan melakukan victim blaming. Rabbani menyalahkan pakaian terbuka dari wanita&#13;
atau korban atas terjadi nya pelecehan seksual. Tujuan dari penelitian ini untuk&#13;
mengetahui bagaimana victim blaming yang dilakukan oleh Rabbani.&#13;
Landasan teori dalam penelitian ini adalah teori konstruksi realitas, teori&#13;
ini membahas mengenai bagaimana sebuah relitas dipandang sebagai sebuah hasil&#13;
konstruksi. Landasan konseptual dalam penelitian adlah Komunikasi, Unsur-unsur&#13;
Komunikasi, Iklan, Media Sosial, Instagram, Victim Blaming, Pelecehan Seksual,&#13;
Konten, Semiotika, Semiotika John Fiske, dan Alur Pemikiran.&#13;
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika John Fiske denga&#13;
pendekatan penelitian kualitatif dan paradigma konstruktivis. Subjek dalam&#13;
penelitian ini adalah konten iklan yang diunggah oleh Rabbani melalui akun&#13;
Instagram nya.&#13;
Hasil penelitian yang peneliti dapatkan adalah terdapat tiga narasi yang&#13;
menunjukan adanya unsur victim blaming yang dilakukan oleh Rabbani melalui&#13;
analisis semiotika John Fiske yang terbagi menjadi 3 level, yaitu level realitas,&#13;
level representasi, dan level ideologi.&#13;
Penulis menyimpulkan bahwa Rabbani telah melakukan victim blaming&#13;
terhadap korban pelecehan. Konten iklan ini juga diposting dengan maksud agar&#13;
para wanita menggunakan pakaian yang tertutup dengan menggunakan produk&#13;
Rabbani, karena Rabbani merupakan penghasil baju-baju muslimah.</note>
 <note type="statement of responsibility">Alifia Azzahra</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>John Fiske</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>eksploitasi seksual</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230417</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3523" url="" path="/eaa5aa896ac2abf25619ba200f4984cf.pdf" mimetype="application/pdf">VICTIM BLAMING PADA KONTEN IKLAN PELECEHAN SEKSUAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @rabbaniprofesorkerudung</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3400</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 16:18:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 16:36:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>