<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3454">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA ANAK USIA DINI DENGAN KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WIDYA RAHMA WULANDARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang memiliki tujuan tersendiri,&#13;
yaitu kesembuhan, komunikasi terapeutik dilakukan sesuai dengan rencana yang&#13;
dikembangkan secara khusus. Saat berkomunikasi dengan anak-anak harus&#13;
memperhatikan aspek aspek tertentu, seperti konsep pertumbuhan dan perkembangan,&#13;
konsep komunikasi terapeutik, bentuk komunikasi pada anak, prinsip komunikasi&#13;
pada anak, dan strategi komunikasi berdasarkan tingkat perkembangan anak.&#13;
Peneliti menggunakan teori penetrasi sosial yang dikembangkan oleh dua&#13;
orang psikolog Irwan Altman dan Dalmas A. Taylor. teori penetrasi sosial&#13;
dikembangkan untuk memahami bagaimana pengungkapan diri memfasilitasi&#13;
hubungan dekat dan tahapan yang harus dilalui setiap individu untuk beralih dari&#13;
keintiman minimal ke hubungan yang lebih intim.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. dengan paradigma&#13;
konstruktivisme. pendekatan kualitatif. pengumpulan data dilakukan dengan cara&#13;
observasi, wawancara dengan satu key informant yaitu terapis wicara dan 3 informant&#13;
yang merupakan fisioterapis dan orang tua yang memiliki keterlambatan berbicara&#13;
Hasil wawancara menunjukan bahwa setiap informant memberikan jawaban&#13;
yang beragam sesuai dengan pengalaman mereka. terdapat jawaban sesuai dengan&#13;
teori penetrasi sosial.&#13;
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada beberapa tahap tahap komunikasi&#13;
terapeutik dalam mengatasi anak keterlamabatan berbicara, yaitu dengan tahap pra&#13;
interaksi, orientasi, kerja, dan terminasi.</note>
 <note type="statement of responsibility">WIDYA RAHMA WULANDARI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Perlindungan anak</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230450</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3578" url="" path="/b503ce434394377e8fa1401ffa5d86ce.pdf" mimetype="application/pdf">KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA ANAK USIA DINI DENGAN KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3454</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 14:17:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 14:22:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>