<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3507">
 <titleInfo>
  <title>PERAN ASEAN SENIOR OFFICIALS MEETING ON TRANSNATIONAL CRIME (SOMTC) DALAM MENANGANI PERDAGANGAN MANUSIA DI INDONESIA (2020-2021)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANDIKA ISYA PRAMUDYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada penelitian ini peneliti berupaya menganalisis dengan melihat peran ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime  (SOMTC) sebagai organisasi internasional dalam membantu menangani kasus perdagangan manusia di wilayah Indonesia tahun 2020 – 2021.  Perdagangan manusia merupakan isu yang sangat kompleks untuk bahas. Dalam penanganan  perdagangan manusia tersebut, pemerintah Indonesia telah menunjukan peningkatan dalam menangani kasus perdagangan manusia tetapi ada beberapa masalah seperti mulainya pandemi Covid-19 yang menyebabkan  lumpuhnya beberapa sektor pada awal pandemi . adanya pengaruh dari sektor ekonomi membuat adanya modus-modus baru serta faktor lainnya yang menyebabkan terjadinya perdagangan manusia. Pada penelitian ini menggunakan jenis Kualitatif Eksploratif  serta teknik pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara dan studi Pustaka untuk memperdalam peran dari ASEAN SOMTC dalam menangani kasus perdaganan manusia di Indonesia. Dengan hasil penelitian adapun faktor dari organisasi ASEAN terutama adanya ASEAN Way yang menyebabkan ASEAN SOMTC tidak bisa bertindak secara supervisi dan anggotanya tidak terikat dengan adanya peraturan di ASEAN yang menyebabkan masing masing negara anggota ASEAN lebih memetingkan egonya sehingga membuat penanganan tersebut menjadi sulit dikawasan Asia Tenggara terutama Indonesia. Peran yang yang diberikan dari ASEAN SOMTC hanya sebatas pertukaran informasi serta mendorong negara anggota untuk melakukan ratifikasi ACTIP sebagai instrumen hukum pada tiap negara untuk mengurangi kejahatan perdagangan manusia .</note>
 <note type="statement of responsibility">ANDIKA ISYA PRAMUDYA</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230486</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3629" url="" path="/a161f84eca82a1353acbe7c71b0d330b.pdf" mimetype="application/pdf">PERAN ASEAN SENIOR OFFICIALS MEETING ON TRANSNATIONAL CRIME (SOMTC) DALAM MENANGANI PERDAGANGAN MANUSIA DI INDONESIA (2020-2021)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3507</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-03 10:48:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-03 10:48:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>