<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3589">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROSES DAN IMPLEMENTASI KERJA TEKNOLOGI DIGITAL PRINTING DALAM INDUSTRI PERCETAKAN (HELIOS GRAPHIC) PADEMANGAN JAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LESTYANANDA DIMAS TRILANDI ATMAJA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2023</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan percetakan di Indonesia merupakan salah satu bentuk bisnis yang dianggap tidak ada matinya. Hal ini dianggap demikian karena tingginya kebutuhan masyarakat akan aplikasi cetak dan dokumen yang beragam, sehingga membuat segala kegiatan yang berkaitan dengan cetak dan hard-copy masih sering kita temui. Sebagai contoh, di kegiatan perkantoran atau kebutuhan dokumen di universitas, masih ditemui berbagai kebutuhan dokumen yang cepat dan menghasilkan kualitas yang baik. Sedangkan di sektor usaha dan bisnis percetakan, dalam mencukupi kebutuhan konsumen yang unik dan variatif, banyak usaha percetakan yang mencoba menghadirkan aplikasi cetak yang menarik dan kreatif untuk menarik konsumennya. Salah satu metode cetak yang mampu memenuhi hal tersebut adalah digital printing. Digital printing adalah sebuah metode cetak untuk memproduksi hasil cetak yang dilakukan dengan menggunakan gambar atau dokumen berbasis digital. Dengan adanya metode ini, dokumen atau aplikasi cetak dapat diproses dengan cepat dan mudah. Adanya inovasi digital printing serta kelebihannya yang beragam, membuat banyak perkantoran, instansi, dan bisnis percetakan melirik produk mesin seperti ini. Pertumbuhan kebutuhan konsumen yang cepat ini, membuat pasar digital printing secara global diprediksi dapat meningkat dengan pesat. Digital printing ini merupakan inovasi dari pendahulunya, offset printing, yang tergolong boros bahan baku dan waktu produksi. Digital printing memiliki keunggulan seperti menghasilkan aplikasi cetak dan warna yang tajam, biaya yang lebih murah, dapat mencetak dalam jumlah sedikit, serta mampu mengefisiensi waktu produksi.</note>
 <note type="statement of responsibility">LESTYANANDA DIMAS TRILANDI ATMAJA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Sistem Informasi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8230552</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (Laporan PKL)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3715" url="" path="/a4f00d592318e29302d46d0243f9c711.pdf" mimetype="application/pdf">ANALISIS PROSES DAN IMPLEMENTASI KERJA TEKNOLOGI DIGITAL PRINTING DALAM INDUSTRI PERCETAKAN (HELIOS GRAPHIC) PADEMANGAN JAKARTA</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3589</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-12 09:36:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-12 09:39:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>