<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="388">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHOLIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Laporan keuangan yang berintegritas memenuhi kualitas reliability yang terdiri dari 3 komponen, yaitu verifiability, representational faithfulness dan neutrality. Integritas informasi laporan keuangan dapat diproksi dengan konsevatisme. Kosevatisme merupakan sebuah prinsip kehati-hatian dalam mengakui aktiva dan laba oleh karena aktivitas ekonomi dan bisnis yang dilingkupi ketidakpastian (Wibowo, 2002). Corporate governance merupakan suatu sistem yang mengatur hubungan antara dewan komisaris, direksi, dan manajemen agar tercipta keseimbangan dalam pengelolaan perusahaan. Selain keberadaan corporate governance dalam perusahaan, ukuran perusahaan juga dapat mempengaruhi integritas informasi laporan keuangan. Ukuran perusahaan merupakan rata-rata total penjualan bersih untuk tahun yang bersangkutan sampai beberapa tahun berikutnya, Brigham dan Houston (2001). Keberadaan hutang dalam menjalankan perusahaan diukur dengan rasio keuangan, yaitu leverage. Rasio leverage dipergunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva yang dimiliki perusahaan berasal dari hutang atau modal, sehingga dengan rasio ini dapat diketahui posisi perusahaan dan kewajibannya. Hasil penelitian yang dilakukan pada perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI tahun 2011- 2014 menunjukkan bahwa corporate governance yang di proksikan dengan kepemilikan institusional dan komite audit tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, begitu juga dengan ukuran perusahaan dan leverage juga tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan.</note>
 <note type="statement of responsibility">CHOLIS</note>
 <subject authority="">
  <topic>UKURAN PERUSAHAAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>AKU 2016</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">08160063</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator>AKU 2016</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="385" url="" path="/SKRIPSI - CHOLIS.pdf" mimetype="application/pdf">PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>388</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:54:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:58:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>