<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4046">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT PEMANFAATAN FASILITAS SLIPWAY DI PT. PERIKANAN INDONESIA CABANG JAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NANDANG SUNARDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2024</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Slipway merupakan salah satu fasilitas yang paling sederhanaa dalam operasi perbaikan kapal yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan kapal saat proses perbaikan kapal. PT. Perikanan Indonesia salah satu perusahaan yang bergerak di sektor perikanan dan memiliki 2 slipway yang berlokasi di PPS Nizam Zachman Jakarta. Permasalahan pada penelitian adalah bagaimana kondisi slipway saat ini dan bagaimana tingkat pemanfaatan slipway. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas slipway. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei pengamatan langsung ke lokasi penelitian kemudian untuk mendapatkan sumber data berikutnya dilengkapi dengan wawancara kepada asisten manajer dan karyawan yang bekerja di galangan kapal tersebut sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukan PT. Perikanan Indonesia memiliki 2 unit slipway yang memiliki perbedaan kapasitas tarik yaitu slipway 1 untuk kapal di bawah 200 GT dan slipway 2 untuk kapal di bawah 400 GT. Struktur fisik slipway sudah banyak mengalami perbaikan terutama pada rel, cradle, dan komponen mesin winch sehingga tingkat pemanfaatan kedua slipway secara keseluruhan belum mencapai 100%. kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah kondisi existing slipway PT. Perikanan Indonesia menujukan kondisi kurang baik pada slipway 1 dan kondisi prima pada slipway 2 dan tingkat pemanfaatan slipway 1 dan 2 pada tahun 2022 dan 2023 masih kurang dari 100%. Kondisi slipway 2 lebih produktif dari slipway 1 terlihat dari tingkat pemanfaatan ≥ 75% pada slipway 2.</note>
 <note type="statement of responsibility">NANDANG SUNARDI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>PSP 2024</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8240267</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="4226" url="" path="/6532f33b37136bb5bcdaa108a5e29e10.pdf" mimetype="application/pdf">TINGKAT PEMANFAATAN FASILITAS SLIPWAY DI PT. PERIKANAN INDONESIA CABANG JAKARTA</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4046</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-29 14:50:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-29 14:52:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>