<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4166">
 <titleInfo>
  <title>REPRESENTASI PENYIMPANGAN SEKSUAL DALAM FILM ”LOVELY MAN”</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SILVIANA C WIDIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2025</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul Representasi Penyimpangan Seksual Dalam&#13;
Film”Lovely Man”, yang bertujuan untuk mengetahui representasi penyimpangan&#13;
seksual di dalam film.&#13;
Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Queer, yaitu teori&#13;
terkait studi mengenai identits gender dan seksualitas yang ada di luar norma&#13;
cisgender dan heteroseksual.&#13;
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Pierce&#13;
dengan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivis yang bersifat deskriptif&#13;
dengan pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi perpustakaan. Subjek&#13;
penelitian ini adalah film “Lovely Man” dan objek penelitian ini adalah&#13;
scenes/adegan-adegan penyimpangan seksual terkait film.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, representasi terhadap&#13;
penyimpangan seksual dalam film “Lovely Man”, bukan hanya sekadar&#13;
narasi/penggambaran alur cerita, tetapi juga peneliti mendapatkan beberapa adegan&#13;
yang dapat dianalisa guna memastikan bagaimana konteks Sign (Tanda), Object&#13;
(Objek), dan Interpretant (Interpretasi) sesuai dengan unsur pandangan semiotika&#13;
Charles Sander Pierce yang berfungsi sebagai kritik sosial yang mendalam&#13;
terhadap ketidaksetaraan gender dan penyimpangan seksual.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa film “Lovely Man”, tidak hanya&#13;
berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media komunikasi massa yang&#13;
mampu menyampaikan kritik sosial terhadap norma-norma yang ada di masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility">SILVIANA C WIDIA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Komunikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Semiotika</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">230970001</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="4364" url="" path="/f508f9f7a10daf99339206daaa263366.pdf" mimetype="application/pdf">REPRESENTASI PENYIMPANGAN SEKSUAL DALAM FILM ”LOVELY MAN”</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4166</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 09:23:10</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 09:35:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>