<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4342">
 <titleInfo>
  <title>IMPLIKASI PEMBENTUKAN NUCLEAR CONSULTATIVE GROUP OLEH KOREA SELATAN DAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP STABILITAS KEAMANAN DI SEMENANJUNG KOREA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Firmansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Universitas Satya Negara Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2025</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>NCG dibentuk sebagai mekanisme konsultasi dan koordinasi antara Korea Selatan&#13;
dan Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman nuklir yang semakin meningkat&#13;
dari Korea Utara. Penelitian ini menggunakan teori security dilemma sebagai&#13;
kerangka analisis utama, yang menjelaskan bagaimana upaya suatu negara untuk&#13;
meningkatkan keamanannya justru dapat dipersepsikan sebagai ancaman oleh&#13;
negara lain, sehingga memicu siklus ketidakstabilan dan eskalasi konflik. Dalam&#13;
konteks ini, pembentukan NCG Korea Selatan dan Amerika Serikat dapat&#13;
dipandang oleh Korea Utara sebagai upaya untuk mengisolasi dan mengancam&#13;
kedaulatannya, yang berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan. Konsep&#13;
stabilitas keamanan digunakan untuk mengevaluasi apakah NCG mampu&#13;
menciptakan keseimbangan keamanan yang berkelanjutan atau justru memicu&#13;
ketidakstabilan. Stabilitas keamanan diukur melalui kemampuan NCG dalam&#13;
mencegah agresi militer, mengurangi risiko konflik, dan mempromosikan&#13;
kepercayaan antarnegara. Konsep aliansi juga digunakan untuk memahami&#13;
dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam kerangka&#13;
NCG, serta bagaimana aliansi ini memengaruhi persepsi dan respon Korea Utara.&#13;
Aliansi Korea Selatan dan Amerika Serikat melalui NCG dapat memperkuat&#13;
deterensi terhadap Korea Utara, tetapi juga berpotensi memicu perlombaan senjata&#13;
dan respon militer yang lebih agresif dari Korut dan negara di kawasan Asia Timur.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan NCG memiliki implikasi yang&#13;
kompleks terhadap stabilitas keamanan di Semenanjung Korea. Di satu sisi, NCG&#13;
berhasil meningkatkan koordinasi dan kesiapan militer antara Korea Selatan dan&#13;
Amerika Serikat, yang dapat mencegah agresi dari Korea Utara. Namun, di sisi lain,&#13;
NCG juga memperparah security dilemma dengan memicu persepsi ancaman yang&#13;
lebih besar dari Korea Utara. NCG juga memengaruhi dinamika keamanan regional&#13;
dengan menarik respon dari negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Rusia.&#13;
Yang melihat NCG sebagai upaya Amerika Serikat untuk memperluas pengaruhnya&#13;
di kawasan.</note>
 <note type="statement of responsibility">MUHAMMAD FIRMANSYAH</note>
 <subject authority="">
  <topic>Korea Selatan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Korea Utara</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Amerika Serikat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ilmu Hubungan internasional</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Nuclear Consultative Group</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Aliansi</topic>
 </subject>
 <classification>IHI 2025</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>IHI 2025</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8250282</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator>IHI 2025</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="4556" url="" path="/63e2ee49d794f27e47e8a77d94f35819.pdf" mimetype="application/pdf">IMPLIKASI PEMBENTUKAN NUCLEAR CONSULTATIVE GROUP OLEH KOREA SELATAN DAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP STABILITAS KEAMANAN DI SEMENANJUNG KOREA</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4342</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-22 16:26:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-22 16:31:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>