<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4437">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI EFFECTIVE MIKROORGANISME 4 (EM4) PADA PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK AKAR PISANG (Rhizoma musa) TERHADAP WAKTU INKUBASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MISERI JORDIAS MOHO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2025</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah akar pisang di Indonesia merupakan persoalan penting dalam industri&#13;
pertanian pisang. Meskipun kontribusi pisang terhadap perekonomian cukup besar,&#13;
pengelola limbah pertanian, khususnya akar pisang, masih kurang optimal. Dengan&#13;
adanya solusi yang tepat, pemanfaatan akar pisang menjadi pupuk dan dapat&#13;
menjadi alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan petani, mengurangi dampak&#13;
lingkungan, dan mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia. Proses&#13;
fermentasi pupuk akar pisang dilakukan dengan menggunakan kombinasi Effective&#13;
Mikroorganisme 4 (EM4) sebagai bahan pengaktif serta molase sebagai sumber&#13;
karbon. Parameter yang dianalisis mencakup pH, Suhu, jumlah bakteri, kadar&#13;
Nitrogen, Fosfor, dan Kalium selama masa inkubasi pada hari ke-7 hingga hari ke-&#13;
14. Hasil menunjukkan bahwa hari ke-10 merupakan waktu inkubasi yang paling&#13;
optimal, dengan kenaikan kadar Nitrogen sebesar 0,25% dan Fosfor sebesar 0,39%,&#13;
sedangkan kadar Kalium masih berada dalam batas optimal (1,72%). Nilai pH dan&#13;
Suhu tetap stabil dalam rentang ideal proses fermentasi yaitu antara 26–28°C dan&#13;
pH 6–7. Jumlah bakteri total mencapai titik tertingginya pada hari ke-10. Formula&#13;
pupuk cair akar pisang (formula C) yang terbaik yaitu pada kombinasi akar pisang&#13;
2kg, EM4 (50ml, 75ml, 100ml), Molase 250gram dan Air Bersih 10 Liter.</note>
 <note type="statement of responsibility">MISERI JORDIAS MOHO</note>
 <subject authority="">
  <topic>Teknik Lingkungan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8250376</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A (SKRIPSI)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="4652" url="" path="/b00783fac28171505949fcbd7d192aee.pdf" mimetype="application/pdf">Limbah akar pisang di Indonesia merupakan persoalan penting dalam industri pertanian pisang. Meskipun kontribusi pisang terhadap perekonomian cukup besar, pengelola limbah pertanian, khususnya akar pisang, masih kurang optimal. Dengan adanya solusi yang te</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4437</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-14 16:10:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-14 16:11:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>