<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="725">
 <titleInfo>
  <title>Personal Branding Selebgram dalam&#13;
Membentuk Self Image Melalui Media Sosial</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADE WATY DEBORA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
  </place>
  <publisher>USNI</publisher>
  <dateIssued>2019</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena penggunaan teknologi internet telah merambah dunia usaha. Kepopuleran Instagram membuat para penggunanyanya berlomba menggunakan aplikasi ini untuk kegiatan usaha.&#13;
Vanya menggunakan media sosial instagram yang dilakukan untuk membentuk personal branding dirinya. Yang dimana perkembangan zaman telah membawa perubahan bahwa tidak hanya produk saja yang dapat dibrandingkan tetapi seseorangpun dapat membranding diringnya, maka dari itu dinamakan personal branding.&#13;
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Simulacra dan konsep yang digunakan ini yaitu Public Relations dan Personal Branding. Penelitian ini menggunakam paradigma konstruktivisme, sifat penelitian yaitu deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang diambil melalui wawancara, pertanyaan kualitatif dan studi perpustakaan, dilengkapi dengan metode fenomenologi.&#13;
Hal-hal yang diangkat dalam rangka melakukan kegiatan personal branding harus relevan dengan keseharian masyarakat. Interaksi dengan followers merupakan bagian utama dari kegiatan pembentukan personal brand.&#13;
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam melakukan kegiatan personal branding melalui media sosial, tahap pertama yang harus dilakukan adalah menentukan visi dan misi yang merupakan bangunan dasar yang akan menopang tahapan lain kedepannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Personal Branding</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Self Image</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Media Sosial</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Vanya Oetomo</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Institutional Repository USNI Universitas Satya Negara Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">08190072</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan USNI Kampus A</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="713" url="" path="/35f1e84e30fce88d029365f4a62bb6dd.pdf" mimetype="application/pdf">Personal Branding Selebgram dalam Membentuk Self Image Melalui Media Sosial</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>725</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-16 21:14:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-16 21:15:17</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>