No image available for this title

Text

Personal Branding Afgan Pada Iklan Vivo V19 Melalui Media Sosial (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure di Akun Youtube Vivo Indonesia)



Memaparkan mengenai Youtube yang merupakan media sosial terbesar yang digunakan pada masyarakat Indonesia menjadi sebuah lahan bisnis bagi para pemasaran atau pengiklan lewat
komunikasi visual. Personal Branding merupakan sebuah seni dalam menarik dan memelihara lebih
banyak klien dengan cara membentuk persepsi publik secara aktif. Dalam penelitian ini tujukan untuk melihat bagaimana Personal brannding seseorang itu terbentuk dan yang menjadi objek penetian ini adalah Afgan yaitu seorang Public Figure yang sudah terkenal di Indonesia, kembali menjadi Brand Image Vivo dalam produk terbarunya Vivo V19. Penelitian ini menggunakan teori Simulacra dan menafsirkannya dengan Semiotika Ferdinand De Saussure untuk melihat tanda, penanda dan ditandai antara Afgan dan merek Vivo dengan menggunakan pendekatan kualitatif.


Ketersediaan

8200358Perpustakaan USNI Kampus ATersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit USNI : JAKARTA.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas

  • Personal Branding Afgan Pada Iklan Vivo V19 Melalui Media Sosial (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure di Akun Youtube Vivo Indonesia)
    Memaparkan mengenai Youtube yang merupakan media sosial terbesar yang digunakan pada masyarakat Indonesia menjadi sebuah lahan bisnis bagi para pemasaran atau pengiklan lewat komunikasi visual. Personal Branding merupakan sebuah seni dalam menarik dan memelihara lebih banyak klien dengan cara membentuk persepsi publik secara aktif. Dalam penelitian ini tujukan untuk melihat bagaimana Personal brannding seseorang itu terbentuk dan yang menjadi objek penetian ini adalah Afgan yaitu seorang Public Figure yang sudah terkenal di Indonesia, kembali menjadi Brand Image Vivo dalam produk terbarunya Vivo V19. Penelitian ini menggunakan teori Simulacra dan menafsirkannya dengan Semiotika Ferdinand De Saussure untuk melihat tanda, penanda dan ditandai antara Afgan dan merek Vivo dengan menggunakan pendekatan kualitatif.


Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this